Rabu, 05 Maret 2014

Resep Tofu Cheese Broccoli


DKers tercintahhhh....Alhamdulillah (pake bangetttt) mesti dg lari lariiiiiiiiii :)) akhirnya bisa ikutan event NCC Cheese Culinary Week (yang mau intip resep NCCers lain silahkan buka disini http://ncccheeseweeks.blogspot.com  ini...hoho ho....pengennya kirim banyak resep yang telah dicoba...apa daya ada jari jari kecil disamping saya yang selalu mau ikutan ngetik he heh e..hayayyaya indahnya dunia....
Kali ini saya membuat sesuatu yang sangat sederhana caranya, bergizi dan yang jelas tidak mengandung triguuuuuuu, it's gluten free recipe.....cocok untuk di konsumsi segala usia. Jadi kita mulai aja yaaa....


Tofu Cheese Broccoli
Bahan :
Tahu putih tebal  yang telah direbus (mentah juga boleeh he he) sebentar 5 biji ukuran besar (potong tiap biji jadi dua bagian segitiga)
1 Buah broccoli ukuran kecil, cuci dan siangi/petik
1 Wortel ukuran sedang kupas potong tipis, kecil
2 Sendok makan maizena dikentalkan dengan sedikit air (asal kental)
Garam sekitar 1/4 sdt
Kaldu ayam (bila suka) 1/4 sdt
1 Siung bawang putih geprak dan iris halus
Kira kira 100 gram keju jenis melted cheese, potong tipis lebar
Cara :
1. Campurkan potongan bawang, garam , kaldu bubuk dengan maizena yang telah dikentalkan
2. Masukkan wortel, broccoli kedalam maizena - aduk rata
3. Masukkan adonan ini kedalam bagian tengah tahu yang dibelah, terakhir letakkan potongan keju diatasnya, 4. Kukus dengan waktu kurang lebih 20 menit , taraaaaaaaaa...siap disajikan hangat hangatttttt dengan sambal botol 
Mudah khannn....lumayan untuk bekal sekolah si kecil dan sekalian kudapan di tempat kerja untuk ayahnya hi hi hi....selamat mencoba



Minggu, 16 Februari 2014

(Info - Bahan Pangan) Sebie Beaq

Hiyaaaaaaaaaa finally bisa juga up date blog yang berdebu ini :))....Alhamdulillah. DKers tercinta apa kabar ??
Kali ini saya mau berbagi saja...tentang  sebie beaq, yaa sebie beaq is cabe kering. Nggak yakin juga nulis beaq nya pake q apa k :))...maklum bukan asli Sasak cuma numpang tinggal aja disini he he.
Di Lombok Nusa Tenggara Barat banyak sekali masakan yang berwarna merah gonjreng....pedassss ...membuat liur menetes tessss.....


Tadinya saya fikir duuuh habis berapa kilo yaaa cabe nya ?? Ternyata oh ternyata dalam masakan khas Sasak disini orang menggunakan sebie beaq ini . Untuk sepanci kecil masakan mungkin diperlukan hanya sekitar 5 buah cabe kering (cabe merah besar  ini), dan taraaaaaaaaaaa cukup membuat warna masakan merah gonjrenggggg......
Sedangkan untuk memberikan sensasi pedas biasanya digunakan cabe kecil kering, ataupun cabe segar. Ngomong ngomong kita bisa membuat sebie beaq ini saat harga cabe murah, dan kemudian menyimpannya dalam bentuk kering untuk persediaan saat harga cabe meroket naik. Cara pembuatan sebie beaq ini cukup sederhana yaitu  dengan cara dijemur langsung dibawah terik matahari hingga betul betul keringgggg....Setelah itu masukkan kedalam toples kedap udara

.

Cara masak/penggunaannya ? Nggak sulit lahhh...he he biasanya cabe kering ini direndam dulu dengan air panas, dan kemudian diblenderrr........serrrrrr....(dengan penambahan sedikit air) , dan siap untuk digunakan dalam berbagai masakan pedas......Soal vitamin tentu tak sebanding dengan cabe segar......tapi lumayannn lahhhh demi indahnya penampilann


Jumat, 15 November 2013

Pesan Cakes & Cup Cakes di Mataram, Lombok - Nusa Tenggara ??

Hiii DKers tercinta ....saat ini dapur kami di Kediri tutup sementara yaa (orderan tertentu untuk tetangga :)) insyaAllah masih bisa lahh:)), dapurnya sedang buka di Mataram, Lombok, Nusa Tenggara.
Yang bisa dipesan didapur kecil Djeng Kamto Mataram ;

1. Cake ,  cup cake dekorasi butter cream, coklat, fondant
2. Tumpeng

Yang belum bisa dipesan saat ini adalah snack box, dan snack tampahan he he....maklum ada beberapa kantin sekolah yang harus disuplay setiap hari, uhm agak repottt begituuu....

Yang mau order, mau bertanya tanya , mau jadi reseller is welcome - monggo, via SMS/Whatsapp only yaaach...as usual nomernya masih 081 2375 8388













(How to) Membuat Singkong Goreng (Rebus) Enak




Hi DKers tercinta…..dimana saja berada

Saya menulis ini gara gara jengkellllllllllll pada diri sendiri, sebagai orang "aseli" desa tapi belum pernah menggoreng singkong didapur sendiri seumur umur…baru kali ini…hohhho. Bukan apa apa…jujur saja males bayangin kupas mengupasnya, mendingan beli singkong keju (belakangan ngeri lihat minyak gorengnya yang hitam legammm kaya lapindo, dan tengik resanya***yeyekss)
 
Saking nggak ngertinya (dan gengsi mau bertanya  : ) ), akhirnya singkong mentah saya kukus…dannn hasilnya OMG …. Hampir setengah jam dan tetap keraaaaaas…rasanya kaya makan kayu hi hi.
Belakangan baru tahu, bahwa singkong sebaiknya direbus bukan dikukus, dan ada banyak jenis singkong yang berbeda beda tingkat kekerasan dan kenikmatannya. Ada yang dalamnya putih tetapi empuk, ada juga yang dalamnya kuning tapi juga empukkk…eh ada juga yang dalamnya kuning tapi keraaaasss…seperti nasib singkong saya. Dari pengalaman akhirnya sedikit tau, bahwa singkong keras dan tidak itu nyarisss tidak ada beda penampakannya …see picture below :


Dua sebelah kiri jenis yang keras, dua sebelah kanan jenis yang empuk


Dua singkong sebelah kiri kulitnya kemerahan ini kerass meskipun sudah direbus hampir satu jam, sedangkan dua singkong disebelah kanan rasanya lebih empuk dan direbus kira kira setengah jam saja bisa hancur.





Singkong oh yess…bahan makanan ini hi hihi sering sekali terlunta lunta dan terdzolimi :) …..makanan ndesit, jadoel, dan tidak kerennnnn. 
Banyak yang ogah dan gengsiiiiiiiiiiiiiiii (pakai) bangettt kalau ketahuan makan singkong ini…duhh…padahal ini makanan yang lezaattttt untuk disantap, apalagi saat hujan hujan ditemani secangkir kopi dan buku yang bagusss. Kalau nggak suka  versi goreng nya karena alas an diet (lagi musim Obsessive Corbuzier's Diet nich) , atau takut kolesterol jahat karena goreng gorengan , versi singkong rebus nya pun tak kalah nikmatnya
 
Ditemani kopi dan buku...hmmm maknyusss
Harganya tentu saja tidak mahal, jauh lebih murah dibandingkan umbi umbian yang lain semisal kentang
Manfaatnya antara lain sumber vitamin B kompleks, sumber mineral…dan baca baca di Google nich konon jumlah kalori pada singkong lebih tinggi dibandingkan kentangg (yang dipresepsi lebih keren krn lebih sering disajikan direstoran restoran junk food/siap saji)…So why not ?? Kita galakkan kembali makan singkong agar naik pamor, di negeri tercinta Indonesia Raya ini….he he he itung itung kampanye mengurangi impor kentang yachhh….let's try :
 
Bahan & Cara :

Pilih singkong yang baik/kulitnya masih terlihat segar (harapannya isi dalamnya tidak busuk ****Mbuki (bahasa saya )
Kalau masih bingung, tanya penjual singkongnya...apakah ini jenis empuk atau keras
 
2 Kg  Singkong kupas, potong potong
Air secukupnya untuk merebus (bukan kukus yaach)
Garam kira kira 2 sendok makan
Jika suka boleh ditambahkan penyedap atau merica serbuk, atau bawang putih (untuk versi singkong rebus , bawang putihnya diskip aja)

 
Cara :
  1. Rebus singkong hingga empuk kira kira 30 menit (tergantung varietas singkong, empuk/tidak jenis singkongnya)
  2. Setelah itu angkat singkong, tiriskan dari airnya (Jika DKers tidak suka singkong goreng, pada tahap ini singkong rebus sudah cukup nikmat untuk disajikan hangat hangat)
  3. Singkong bisa langsung digoreng diatas minyak panas, dengan api sedang. Atau boleh juga disimpan di fresher untuk persediaan dan digoreng saat diperlukan
  4. Selamat mencoba….hasilnya maknyuss…nggak kalah dengan singkong keju buatan tukang gorengan pinggir jalan : ) : )
Satu potong tak kan pernah cukupppp


(Resep) Ikan Pari Asam Manis



Ikan Pari Asam Manis




Bahan :
4 potong ikan pari asap, potong potong
2 buah tomat matang, potong potong
2  buah wortel ukuran sedang, potong model korek api
Minyak atau margarin untuk menumis


Bumbu :
2 siung bawang putih, geprak dan cacah
1/2 buah bawang Bombay , cacah
Seujung kuku jahe kupas, cacah
1/2 sendok teh merica bubuk
1/2 sendok teh garam
2 sendok makan saos tomat (bila suka agak pedas boleh ditambah saos sambal, dan paprika segar)
1/2 sendok teh penyedap bila suka
Air putih kira kira 300 mL
Maizena 1 sendok makan , dicairkan dengan 100 mL air

Cara :
  1. Tumis bawang putih, bawang bombai hingga harum
  2. Masukkan ikan pari asap yang telah dipotong potong, tumis hingga harum
  3. Masukkan wortel , tumis kembali sebentar
  4. Masukkan merica, garam/penyedap bila suka
  5. Tuangi air kira kira 300 mL tunggu hingga mendidih
  6. Masukkan saos tomat, aduk
  7. Kentalkan dengan maizena cair, tunggu hingga mendidih – angkat dan sajikan

Tumis Kangkung Refotttt



Dari judulnya saja dah langsung terbayang content tulisan saya kali ini he he he....yaa tumis kangkung yang agak refottt….


Di Lombok nggak seru yaaachhh kalo nggak ngomongin kangkung..... yes kangkung Lombok ….mau dimasak plecing, mau ditumis atau dijadiin Ca Kangkung it's up to you
Lha kemana mana lihat kangkung, di kiri kanan rumah banyak petani kangkung,  di Kali Jangkok liat kangkung, di Ampenan  kangkung lageee…. dipasar Kebon Roek kok ijoooo ijoooo bangetttts Ya Allah…murah meriah dan sangat menarik hati cocok sebagai pendamping lauk apa saja mau ikan bakar, mau ayam goreng, mau udang asam manis..atau mau dimakan  bersama nasi saja sayur kangkung ini sendiri gak masalah. Tapi perlu diingat jangan berlebihan yaaa berbahayaaa…..konon si kangkung ini bisa mengakibatkan nyeri pada sendi, ataupun asam urat…untuk lebih jelasnya hubungi dokter keluarga anda  : ) …*** gak nyambung)

Kangkung Segar Nan Menawan



Tulisan ini saya dedikasikan bagi penggemar kangkung yang agak terganggu dengan hoax yang sempat beredar beberapa waktu lalu ...he he yesss tentang something inside the pipe of Kangkung : ) :) ...yesss it's larva, lintah  or kind of this lah . Gara – gara isu ada sesuatu didalam batang kangkung…sempat mules juga tiap melihat masakan kangkung yangg nggak dibelah belah…untunglah itu cuma hoax yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya.
Ada bedanya cara memasak kangkung di tanah kelahiran saya dengan cara memasak kangkung di Lombok (atau di Bali). Di kampung saya biasanya kangkung disiangi, dibelah belah dahulu batangnya, dipotong agak pendek, baru dicuci (cara ini sebenarnya nggak bener juga yaa…gizi nya banyak yang tercuci he he) dan dimasak. Namun kalau di Lombok terutama untuk masakan plecing kangkung biasanya kangkung hanya  disiangi pangkalnya, dicuci,  kemudian dimasak tanpa dibelah belah dalam kondisi paaaaanjaaaang…daaan baru dibelah belah pakai tangan setelah kangkung matang dan lembek (pakai jari tangan tentunya : ) : )
Jadi tulisan saya  kali ini sebenarnya hanya untuk membuat hati "damai " saat kita menyantap kangkung, jadi begini cara saya :




Tumis Kangkung Refott
1. Siangi kangkung , potong pangkal nya, boleh dibelah batangnya atau  biarkan utuh
2. Siapkan dandang kukusan yang telah mendidih, kukus kangkung yang telah disiangi kira kira 5 menit (sampai agak layu, tapi tidak lembek..nha kira kira sendiri yaaa)
3. Setelah itu kangkung siap dimasak /ditumis dengan bumbu bumbu misal bawang putih 3 siung, seujung kuku jahe, merica 1/2 sendok teh , garam 1/2 sendok teh, kecap manis kira kira 2 sendok makan , cacahan ikan jambal asin tau boleh pakai ikan teri atau daging cincang (yang telah direbus), cabai rawit 3 biji, cabai merah 1 biji, lengkuas geprak dan terasi serta penyedap bila suka

***** berhubung saya punya anak anak kecil  yang lucuuuu penggunaan cabai dan penyedap/terasi di skip sajahhhh he heh e biar anak anak bisa ikut makannn

Cara ini saya pakai agar ***damai dihati**, serta terhindar dari rasa wwwasss wasss

Jumat, 13 September 2013

Alat Pemotong Bawang (Simple review)

Hai DKers tercintaaaaaaaaaa salam kangennn....berikut saya akan berbagi tentang apa yang saya rasakan :))....tentang pemotong bawang merah ...hiyesssssssssssss simple review lah timbang nganggur. O ya saya bukan salesnya perusahaan alat ini loh yachhh...;)


Biasanya Ibu Ibu, Mbak Mbak, Adik Adik, Bapak bapak DKers semua enggak sukaaa banget motong motong bawang apalagi dalam jumlah banyak...dah baunya gak enak (hi hi ingat ingat si embak yang suka embek :P).
Alat ini kecil...harganyapun tidak lebih dari Rp. 20.000,- ...thapi sangat bermanfaats, insyaAllah jari kita pun aman serta tak perlu keluar air mata buhayyyaaaa untuk motong bawang yach..

Alat ini layak dimiliki untuk rumah tangga, atau yang merintis usaha catering. Tentu nggak fair kalo kita bandingkan dengan union/garlic chopper keluaran perusahaan ternama sekelas Signora..hla harganya yo jauuuuh berbeda jehh....yang ini murrrrrrrrrrrrah bangettttt dan relatif awet (pemakaian normal..jangan dibanting yoo he hh ehe), serta tidak sulit untuk digunakan. 
Alat ini tidak menggunakan batrei atau listrik yaaach..jadi kita mesti muter tuas disampingnya secara manual


Untuk menggunakannya tidak sulit, bawang merah atau bawang putih ukuran sedang yang telah dikupas , tinggal dimasukkan...puter tuasnya seerrrrrrr serrrrrr......hasil irisannya rapiiiii jaliiii dengan ketebalan yang nyaris sama.
Motong bawang merah OK

Untuk bawang putih pun tak mengapa


Untuk membersihkannya juga tidak sulit, buka perbagian...cuci dengan sabun dan keringkan dengan serbet...siap dech disimpan. 
Kelemahan dari alat ini hanya kapasitas penampung bawang yang telah dipotong tidaklah terlalu besar...jadi kita perlu beberapa kali membuka bagian bawahnya untuk memindahkan bawang yang telah dipotong...kemudian siap dipakai lagi...jadi tunggu apa lagiiii buruan beli yaaachhhh:)))....